_

Sabtu, 03 April 2010

Merawat bayi yang baru lahir

sedikit ngoceh dulu tentang Pada era globalisasi yang semakin maju diharapkan bangsa Indonesia dapat menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas, salah satunya dalam bidang kesehatan bayi dan anak. hehehe.... Pemberian asuhan kesehatan pada anak yang tidak terpecahkan dari keluarga dan masyarakat. Berbagai peran yang terdapat dalam keluarga adalah peranan ayah, peranan ibu, peranan anak, dimana fungsi pokok keluarga adalah terhadap anggota keluarganya adalah asah,asih, asuh. Sehingga dibutuhkan peranan ibu dalam pengasuhan dan perawatan yang baik untuk bayinya ( Effendi, 1998: 34-36 ). Kebanyakan perwatan neonatal yang dialami masyarakat adalah kurangnya pengetahuan dalam perwatan BBL. Terutama didaerah desa pelosok banyak dijumpai ibu yang baru melahirkan dengan perawatan bayi yang tradisional serta pendidikan dan tingkat sosial ekonominya yang masih rendah. Selain itu juga dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan wanita, suami dan keluarga tentang pentingnya pelayanan neonatal (Depkes RI, 2001).
Peride BBL merupakan suatu periode penyesuaian kearah bentuk kehidupan tidak tergantung sebagain besar dari proses penyesuaian ini diselesaikan dalam sekitarminggu pertama. Sekalipun demi tujuan bulan pertama kehidupan dilukiskan sebagai periode neonatal. Menurut nelson, mengatakan bahwa mortalitas neoratus telah menurun secara progresif, angka kematian mortalitas tertinggi terjadi selama 24 jam bersama setelah lahir yang disebabkan oleh kurangnya perawatan neoratotal. Disamping hal tersebut juga ibu belum banyak mengetahui tentang perawatan bayinya yang baik dan jika melakukan perawatan yang salah akan mempercepat kematian bayi (Nelson, 2000:140)
Salha satu upaya atau cara untuk mengatasi masalah perawatan bayi BL, mala pusat pelayanan kesehatan dan perawatan maupun Puskesmas mengadakan program bagi ibu yaitu dengan menjelaskan pemberian asuhan keperawatan yang aman dan berkwalitas, juga mengenai perfokus dan beradaptasi dengan keluarga dan bayi baru lahir. Selain itu peningkatan pengetahuan ibu dan keluarga dalam rangka pemberdayaan wanita dan keluarga ini sudah menjadi salah satu kebijkan pemerintah dengan mendorong pemberdayaan wanita dan keluarga melalui peningkatan pengetahuan untuk menjamin perilaku sehat dan peningkatan pelayanan kesehatan ( Barbara 2002 ).
RUMUSAN MASALAH
Bagaimana gambaran pengetahuan pada ibu tentnag perwatan bayi baru lahir ?
Tujuan :
Tujuan Umum.
Untuk mempelajari gambaran pengetahuan ibu tentang perawatan bayi baru lahir
Tujuan Khusus
a. Mengidentifikasi gambaran pengetahuan ibu tentang perawatan tali pusat yang terjadi setelah lahir.
b. Mengidentifikasi gambaran pengetahuan ibu tentang cara perawatan memandikan bayi baru lahir.
c. Mengidentifikasi gambaran pengetahuan ibu tentang cara memakai baju bayi.
d. Mengidentifikasi gambaran pengethauan ibu tentang cara mengangkat bayi dari posisi terlentang
MANFAAT PENELITIAN
Bagi peneliti
Diharapkan penelitian ini memberikan masukan bagi protesi dalam mengembangkan perencanaan keperawatan yang akan dilakukan tentang perawatan bayi baru lahir.
Bagi Institusi / pendidikan
Memberikan masukan pada perawat akan pentingnya informasi dan motivasi ibu tentang perawatan bayi baru lahir, serta dapat dijadikan untuk melengkapi perpustakaan bahan pustaka bagi pengembangan untuk penelitian yang lebih lanjut.
Bagi peneliti yang akan datang
Diharapkan penelitian ini dapat dmanfaatkan sebagai bahan informasi bagi peneliti selanjutnya.
Bagi Masyarakat
Diharapkan ibu mengerti dan faham khususnya tentang gambaran pengetahuan ibu pada bayi baru lahir.
semoga artikel ini bermanfaat

1 komentar:

seindy mengatakan...

info yg menarik sob....^_^

kalo ada yg mo nyari arti nama bayinya yg filosofis, ato cuma sekedar pengen tau namanya sendiri, jangan lupa ke blog aku ya ^_^

Posting Komentar

jangan lupa komentar yah, komentar anda akan sangatlah membantu perkembangan blog ini. thank's